Menjaga Metabolisme Tubuh di Kesibukan


Tak setiap orang memiliki metabolisme tubuh yang sempurna. Kesibukan sehari-hari malah kerap membawa orang pada kondisi buruk. Namun ada sejumlah tips yang pantas diperhatikan untuk melakukan sesuatu yang tampak sepele namun bisa membuat sistem metabolisme tubuh kita terdongkrak staminanya.

Ada kalanya orang dikaruniai tubuh yang memiliki sistem metabolisme yang sangat baik. Ia sepertinya tak perlu mengkhawatirkan tubuhnya akan kelebihan berat badan jika banyak makan atau sebaliknya, terlalu kurus seandainya kurang makan karena tubuhnya bisa melakukan pengelolaan asupan makanan melalui sistem metabolismenya yang berjalan baik. Ia tak bisa gemuk dan tak bisa pula kurus. Tubuhnya tampak ideal.

Sebenarnya tak sesempurna itu. Ia juga harus menjaga asupannya agar tak menjadi racun dalam tubuhnya. Ia tetap harus berolahraga sebagaimana umumnya orang. Namun dibandingkan dengan kebanyakan orang, ia tak perlu berolahraga sedemikian keras untuk mendapatkan tubuh yang ideal atau menjaga pola makan sebegitu ketat karena efisiennya sistem metabolisme tubuhnya.

Sementara, bagi kebanyakan orang diperlukan kerja keras untuk mendapatkan sistem metabolisme yang baik sehingga makanan yang masuk bisa diolah sesuai dengan kebutuhan tubuh. Olahraga yang memadai diperlukan untuk mendorong sistem tubuhnya berjalan dengan baik.

Namun meski nasihat untuk melakukan olahraga rutin dan menghindari makanan yang tidak semestinya sudah dipahami dan berniat untuk menjalankannya, kerap kesibukan sehari-hari kembali membawa kita pada kebiasaan buruk itu. Cenderung suka duduk terpaku di kursi sambil menghadapi pekerjaan yang menumpuk, mengunyah makanan junk food karena kepraktisan dan kebiasaan yang menjadi hobi, atau tidur larut malam demi mengejar tenggat waktu yang ditentukan. Belum lagi stres yang seolah tak pernah mau hengkang dari kehidupan.

Sebenarnya ada tips yang pantas diperhatikan untuk melakukan sesuatu yang tampak sepele, namun bisa membuat sistem metabolisme tubuh kita terdongkrak performanya. Apa saja?

1. Lama tidur

Seiring kita dengar bahwa terlalu banyak tidur membuat tubuh bengkak karena badan kurang bergerak. Namun dari hasil penelitian American Thoracic Society terhadap 68.000 perempuan Amerika Serikat ditemukan bahwa mereka yang tidurnya tujuh jam sehari memiliki berat badan 5,5 pound (sekitar 2,5 kg) lebih rendah dibanding perempuan yang tidur lima jam sehari atau kurang. Hal ini karena mereka yang suka tidur larut malam membuat sistem metabolisme tubuhnya jadi berjalan lambat. Akhirnya tubuhnya yang seharusnya mengolah makanan menjadi tenaga justru menimbun saripati makanan menjadi lemak tubuh.

2. Stres

Ketika sedang stres kita jadi kurang tidur dan makan jadi banyak. Kondisi itu mempengaruhi kerja kelenjar tiroid yang memproduksi hormon yang mengatur metabolisme, suhu tubuh, denyut jantung, dan banyak lagi. Jika tiroid kita tidak menghasilkan cukup banyak hormon, sistem metabolisme tubuh kita lambat dan fungsi tubuh lainnya berkurang yang menyebabkan kenaikan berat badan, depresi, dan kelelahan. Luangkan waktu setiap hari untuk menjaga baik tiroid dan metabolisme tubuh bekerja pada tingkat optimalnya. Misalnya, luangkan waktu untuk rileks mendengar musik atau sedikit gerak badan agar tubuh tak selalu tegang sepanjang hari.

3. Jangan lewatkan sarapan pagi

Banyak orang yang mengabaikan ini: sarapan pagi. Mungkin alasannya karena kebiasaan atau karena memang tak suka. Yang harus diperhatikan adalah ketika kita bangun pagi tubuh seperti kendaraan yang hanya memiliki sedikit bensin, persediaan tenaganya minim. Perlu tambahan sumber tenaga agar mengawali hari dengan penuh gairah. Itulah fungsinya sarapan. Selain itu, kebiasaan tidak sarapan juga membuat sistem metabolisme tubuh jadi berfungsi tak maksimal.

Makanan apa yang harus disantap ketika sarapan? Cobalah untuk memulai setiap hari dengan sarapan yang mengandung setidaknya 5 gram protein. Asupan protein di pagi hari diperlukan untuk mengaktifkan hormon norepinefrin, neurokimia yang berfungsi meningkatkan denyut jantung, berperan dalam proses belajar, ingatan, serta rangsangan emosional umum. Diantaranya, di setiap satu butir telur, putih telurnya mengandung sekitar 6 gram protein. Jadi dengan satu butir telur kebutuhan minimal 5 gram protein itu sebenarnya sudah tercukupi.

4. Duduk terus

Jangan terlalu lama duduk. Duduk beberapa jam selama waktu kerja membuat enzim-enzim yang mampu mengurai lemak jadi tak berfungsi. Sebaliknya, penelitian menunjukkan bahwa berdiri dengan bertopang pada kaki membuat metabolisme berjalan normal dan kemampuan membakar kalori menjadi dua kali lipat dibanding saat duduk. Karena itu luangkan waktu untuk berdiri. Misalnya ketika ada panggilan telepon, manfaatkan waktu itu untuk berdiri atau berjalan mengambil telepon yang berbunyi dan menerimanya sambil berdiri.

5. Junk food

Junk food adalah istilah untuk mendeskripsikan makanan yang tidak sehat atau memiliki sedikit kandungan nutrisinya. Makanan jenis ini sering diidentikkan dengan makanan-makanan fastfood. Donat, misalnya banyak yang mengandung kadar gula dan lemak tinggi yang bisa merangsang tubuh kita untuk menimbun kelebihan lemak dari waktu ke waktu yang pada akhirnya membuat kita gemuk. Karena itu untuk mengurangi hasrat memakan makanan-makanan manis seperti donat tadi, usahakan menggantinya dengan buah-buahan. Jeruk selain manis juga memiliki kandungan vitamin C tinggi. Vitamin C selain dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, juga berguna untuk menjaga kekuatan jaringan ikat sehingga mencegah terjadinya nyeri punggung dan cedera akibat olahraga, meningkatkan penyerapan kalsium untuk pembentukan tulang, sebagai antioksidan yang dapat mencegah terjadinya oksidasi lemak jenuh menjadi bentuk peroksida yang berbahaya bagi tubuh dan dapat mengganggu sistem kardiovaskular (penyebab penyakit darah tinggi, jantung koroner, stroke, dan lain-lain).

6. Membangun otot

Dengan otot-otot yang terlatih, proses pembakaran lemak dan kalori bisa lebih lancar. Oleh karena itu, berolahraga untuk menumbuhkan otot seperti bersepeda dan berenang memang perlu. Olahraga yang baik untuk membesarkan otot ini adalah angkat berat. Dengan memiliki otot-otot yang terlatih, pembakaran lemak dan kalori bisa lebih mudah dilakukan. Bahkan saat kita duduk di meja kerja atau duduk di belakang stir saat terjebak lalu-lintas, pembakaran lemak masih berlangsung.

Nah, jika berenang dan bersepeda tak sempat dilakukan bisa juga melakukan olahraga seperti sit up, angkat beban menggunakan dumbbell untuk melatih otot tangan. Lakukan tiga kali dalam seminggu.

Begitulah, tak ada alasan untuk membuang kesempatan mengoptimalkan kerja metabolisme tubuh. Dengan tips diatas, meskipun kita sibuk, ada banyak cara agar metabolisme tubuh tetap terjaga.

Komentar